Deteksi Dini HIV, TB dan Sifilis, 379 WBP Lapas Kelas I Medan Jalani Cek Kesehatan
Sebanyak 379 WBP Lapas Kelas I Medan menjalani skrining HIV, TB dan sifilis untuk deteksi dini penyakit menular bersama Dinkes dan puskesmas.
Nusantaraterkini.co, MEDAN — Sebanyak 379 warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas I Medan menjalani pemeriksaan kesehatan sebagai langkah deteksi dini terhadap penyakit menular, seperti HIV, sifilis, dan tuberkulosis (TB), Rabu (16/9/2026).
Pemeriksaan kesehatan gratis tersebut menjadi bagian dari upaya pencegahan sekaligus pengendalian penyakit menular di lingkungan lembaga pemasyarakatan.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut surat Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi Nomor PAS.6.PK.07.03-7 tertanggal 29 Juni 2026 mengenai pelaksanaan CKG dengan rontgen dada serta optimalisasi SDP Fitur Watkesrehab dalam penanggulangan penyakit menular.
Dalam pemeriksaan tersebut, para WBP menjalani sejumlah tahapan pemeriksaan dasar. Mulai dari pengukuran berat dan tinggi badan, tekanan darah, kadar gula darah (KGD), asam urat, hingga kolesterol.
Selain pemeriksaan umum, petugas juga melakukan skrining tuberkulosis (TB), termasuk Tes Cepat Molekuler (TCM) sesuai dengan indikasi medis. Skrining HIV dan sifilis turut dilakukan untuk mendeteksi secara lebih awal kemungkinan adanya penyakit menular.
Kalapas Kelas I Medan, Fonika Affandi, mengatakan pelaksanaan pemeriksaan kesehatan tersebut melibatkan sejumlah tenaga kesehatan dari luar lapas.
Menurutnya, Lapas Kelas I Medan mendapat dukungan dari Dinas Kesehatan Kota Medan serta petugas kesehatan dari Puskesmas Helvetia, Puskesmas Lalang, dan Puskesmas Sunggal.
"Jadi dalam pemeriksaan kesehatan WBP ini, kami tidak sendiri. Melainkan turut dibantu oleh petugas kesehatan yang ada di beberapa Puskesmas dan Dinas Kesehatan Kota Medan," ujar Fonika.
Ia menambahkan, kolaborasi dengan instansi kesehatan diperlukan untuk memastikan pemeriksaan dapat berjalan optimal sekaligus mendukung upaya deteksi dini terhadap berbagai penyakit di lingkungan pemasyarakatan.
Pemeriksaan secara berkala diharapkan dapat membantu menemukan indikasi penyakit lebih cepat sehingga langkah penanganan dan pencegahan penyebaran dapat dilakukan sedini mungkin.
(Alfi/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KRIMINALSidang Pencurian Sparepart Mobil di PN Medan, Saksi Beberkan Kronologi Penangkapan
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
SUMATERA TERKINIPemkab Pasbar Dukung Penguatan Kampung Bebas Narkoba di Nagari Ophir
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
KOTA MEDANTerciduk Ngopi Saat Jam Dinas, Dua ASN Pemko Medan Diperiksa Inspektorat
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
NEWSPanglima TNI Ziarah ke Makam Soeharto dan Jenderal Soedirman
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
EKONOMIDugaan Tying LPG, PT Hibarnas Jaya Ajukan Perubahan Perilaku ke KPPU
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
PENDIDIKANPertukaran Pelajar, Rico Waas Lepas 10 Pelajar ke Ipoh
Herman Saleh Harahap·4 jam yang lalu -
VIRALViral, Pria Diduga Kepala SPPG di Tebingtinggi Kepergok Istri Sah Dugem Bareng Selingkuhan Berujung Pelaporan
Rozie Winata·5 jam yang lalu -
NASIONALAnggota DPR Desak Evaluasi Sistem Keselamatan Pelayaran
Herman Saleh Harahap·5 jam yang lalu -
-
KRIMINALBawa 44 Bungkus Sabu dari Aceh, Dua Pria Ditangkap di Besitang
Rozie Winata·5 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan