Cerita Iwan, Korban Banjir Langkat yang Menyusuri Air Selama Satu Jam Demi Dapatkan Makan
Kisah Iwan, korban banjir Langkat, yang harus berjalan satu jam menembus genangan air demi mendapatkan makanan di tengah minimnya bantuan.
Nusantaraterkini.co, LANGKAT — Banjir yang melanda Kecamatan Tanjungpura, Kabupaten Langkat, memang mulai menunjukkan tanda-tanda surut. Beberapa ruas jalan sudah tampak mengering. Namun bagi sebagian warga, banjir belum benar-benar pergi, terutama bagi mereka yang masih berjuang memenuhi kebutuhan paling dasar yakni makanan.
Iwan (42) dan istrinya menjadi salah satu potret nyata dari perjuangan itu. Dari kawasan sekitar RSUD Tanjungpura, pasangan suami istri ini harus berjalan kaki menembus genangan air setinggi 20 hingga 40 sentimeter demi mencari makanan.
Setiap kali keluar dari tempat pengungsian sementara, mereka membutuhkan waktu hampir satu jam untuk mencapai posko bantuan di Pekan Tanjungpura. Perjalanan itu bukan jaminan perut terisi.
“Kadang sampai di posko utama, makanan sudah habis. Jadi kami harus keliling lagi, berharap ada donatur atau orang baik yang memberi,” ujar Iwan dengan nada lirih, Sabtu (13/12/2025).
Perjuangan tersebut telah mereka jalani sejak hari pertama banjir melanda wilayah itu. Hingga memasuki hari ke-12, Iwan mengaku belum pernah menerima bantuan makanan langsung dari pemerintah daerah.
“Bantuan yang kami terima hanya dari pihak rumah sakit, itu pun cuma tiga kali dan tidak setiap hari,” katanya.
Saat ini, Iwan bersama istri, dua anak, ibu, dan satu adiknya tinggal di mushala RSUD Tanjungpura. Total ada 17 kepala keluarga yang mengungsi di lokasi tersebut, bertahan dengan segala keterbatasan sambil menunggu air benar-benar surut.
Di tengah kondisi yang melelahkan, Iwan hanya berharap satu hal sederhana, agar bantuan makanan yang merata dan rutin bagi seluruh korban banjir.
“Saya cuma berharap pemerintah bisa lebih adil. Jangan sampai masih ada warga yang harus berjalan jauh hanya untuk makan,” ucapnya.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Langkat mengakui distribusi bantuan di Tanjungpura menghadapi kendala karena ketinggian air yang masih cukup signifikan. Meski demikian, pemerintah daerah menyatakan tetap berupaya menyalurkan bantuan menggunakan kendaraan maupun perahu agar bisa menjangkau seluruh warga terdampak.
(Dra/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NASIONALPeserta MagangHub Batch 2 Diminta Tertib Administrasi Sejak Hari Pertama
Herman Saleh Harahap·19 menit yang lalu -
NEWSJelang HUT Ke-81, Pasahli Panglima TNI Sambangi Mantan Panglima TNI
Herman Saleh Harahap·49 menit yang lalu -
KOTA MEDANAparat Gabungan Razia Rutan Kabanjahe, Ratusan WBP Dites Urine
Fadli Tara·2 jam yang lalu -
NEWSHendak Dipulangkan dari Arab Saudi, Warga Lhokseumawe Muhammad Iksan Hilang Kontak
hendra·5 jam yang lalu -
NEWSKPK OTT Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, 14 Orang Diamankan Terkait Proyek PUTR
hendra·6 jam yang lalu -
NEWSKetua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus Diperiksa Polda, Diduga Terkait Kasus Dhody Thahir
hendra·7 jam yang lalu -
PERISTIWAHujan Deras dan Angin Kencang Diduga Picu Banjir Bandang Solok, Rumah Warga Terdampak
hendra·8 jam yang lalu -
PERISTIWAJalur Padang-Solok Putus Total Diterjang Banjir Bandang, Pengendara Dialihkan via Padang Panjang
hendra·8 jam yang lalu -
PERISTIWABanjir Bandang Terjang Pusat Pemerintahan Kabupaten Solok, Sejumlah Kantor Terendam
hendra·9 jam yang lalu -
KOTA MEDANFraksi PDIP Soroti Keterlambatan Ranperda Pajak dan Tingginya Biaya PBG Medan
hendra·9 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan