Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Cerita Batu Senilai Rp 17 Miliar yang Dibuat Untuk Ganjal Pintu Hingga Puluhan Tahun

Memang batu biasanya kerap kali dijadikan sebagai ganjal pintu oleh masyarakat. Hal ini memang lumrah ditemukan di pemukiman warga.

Bagikan:
Batu amber yang dijadikan ganjal pintu di Rumania. Foto: Buzau County Museum
Batu amber yang dijadikan ganjal pintu di Rumania. Foto: Buzau County Museum
A A

nusantaraterkini.co, MEDAN - Memang biasanya kerap kali dijadikan sebagai ganjal pintu oleh masyarakat. Hal ini memang lumrah ditemukan di pemukiman warga.

Namun siapa sangka, jika batu yang digunakan untuk ganjal pintu merupakan yang terpendam yang memiliki nilai jual hingga mencapai miliar rupiah.

Seperti cerita unik yang terjadi di , di mana bongkahan batu yang digunakan untuk ganjal pintu selama puluhan tahun ternyata harta karun yang sangat berharga.

seberat 3,5 kilogram itu ditemukan di dasar sungai di tenggara  oleh seorang wanita tua. Dia lalu membawanya pulang dan memanfaatkannya sebagai ganjal pintu.

Dikira batu biasa, benda tersebut ternyata bongkahan ember utuh terbesar di dunia. Menurut laporan El Pais, nilai batu tersebut ditaksir mencapai 1,1 juta dolar AS atau setara Rp 17 miliar (kurs Rp 15.453).

adalah getah pohon yang terbentuk jutaan tahun lalu. Seiring berjalannya waktu, zat yang sangat kental ini berubah menjadi material keras dan berwarna api merah yang dikenal sebagai batu .

Di Rumania, potongan dapat ditemukan di sekitar desa Colti, di batu pasir dari tepi Sungai Buzau, tepat amber itu ditemukan sejak tahun 1920-an. 

Dikenal sebagai rumanite, amber adalah batu yang sangat terkenal dan dinilai berharga karena memiliki beragam warna kemerahan yang pekat.

Wanita tua yang menemukan bongkahan rumanite ini tinggal di Colti. Bongkahan amber pernah diincar oleh pencuri , tapi dia tidak pernah mendapatkannya. Setelah wanita tua meninggal pada 1991, kerabatnya menjadi ahli waris rumah dan menyadari bahwa batu tersebut bukan sekadar ganjal pintu biasa.

Setelah mengetahui apa yang dimilikinya adalah benda berharga, dia menjual amber kepada negara. Pemerintah Rumania kemudian meminta para ahli di Museum Sejarah di Krakow, Polandia, untuk meneliti amber tersebut. Menurut para ahli, amber ini kemungkinan berusia sekitar 38 hingga 70 juta tahun.

“Penemuannya merupakan hal yang sangat penting baik secara ilmiah maupun history,” kata Daniel Costache, direktur Provincial Museum of Buzau kepada El Pais.

Saat ini, amber merah diklasifikasikan sebagai harta nasional Rumania dan disimpan di Provincial Museum of Buzau sejak tahun 2022.

(Dra/nusantaraterkini.co)

Sumber : kumparan

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait