Bersih-bersih BUMN Jangan hanya Jargon, DPR: Harus Diterapkan Konsisten
Wajib hukumnya mendukung segala kegiatan pemberantasan korupsi
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Anggota Komisi VI DPR Sartono Hutomo mendukung penuh komitmen perusahaan pelat merah untuk menjalankan program ‘Bersih-Bersih BUMN’ yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN pimpinan Erick Thohir.
Hal itu disampaikan Sartono merespons komitmen dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk menegaskan komitmennya mendukung program “Bersih-Bersih BUMN” yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN RI.
Baca Juga: Polri Diminta Benahi Sektor Pelayanan Publik, Evaluasi 100 Hari Pemerintahan Prabowo
Bersih-bersih BUMN merupakan program dan pilar penting dari visi besar transformasi dan pembenahan BUMN menjadi lebih ramping, efisien hingga kompetitif.
“Wajib hukumnya mendukung segala kegiatan pemberantasan korupsi. Langkah yang diambil Telkom dalam mendukung gerakan bersih-bersih BUMN melalui implementasi standar anti-korupsi patut kita apresiasi sebagai bentuk komitmen konkret untuk memberantas korupsi di tubuh BUMN,” kata Sartono, Senin (27/1/2025).
Ia menilai, komitmen dari BUMN untuk menerapkan standar anti-korupsi sejalan dengan pidato awal Presiden RI Prabowo Subianto yang berkomitmen untuk memberantas korupsi, menekankan amanat, menjalankan reformasi birokrasi dan tata kelola perusahaan yang baik saat dilantik Oktober 2024.
Ia meyakini, penerapan standar anti-korupsi di BUMN tidak hanya memberikan efek preventif terhadap praktik korupsi, tetapi juga meningkatkan kepercayaan publik dan investor terhadap kinerja BUMN.
“Sebagai salah satu entitas strategis dalam perekonomian negara, BUMN harus menjadi contoh dalam mewujudkan tata kelola yang bersih dan profesional. Implementasi kebijakan seperti ini juga memberikan pesan yang kuat bahwa korupsi tidak lagi memiliki tempat di BUMN,” ungkapnya.
Meski demikian, Sartono mengingatkan, penerapan standar anti-korupsi di BUMN harus diikuti oleh pengawasan yang ketat dan transparan, baik dari pihak internal BUMN, pemerintah, maupun masyarakat.
“DPR RI dalam perannya, akan memastikan bahwa upaya ini tidak hanya menjadi jargon semata, tetapi benar-benar diterapkan secara konsisten,” tegas Sartono.
Sartono juga mendorong, agar pemberantasan korupsi di BUMN diiringi dengan penguatan sistem digitalisasi. Baginya, sistem berbasis teknologi terbukti mampu menutup celah korupsi dan mempercepat transparansi.
Tak hanya itu, ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, DPR, aparat penegak hukum sepert Polisi, Kejaksaan hingga KPK untuk menindak dan menghilangkan korupsi dari bumi pertiwi.
“Berantas dari akar gerakan korupsi, dari pusat hingga ke daerah,” jelasnya.
Baca Juga: Anggota Komisi I DPR Ini Usulkan AMSI untuk Perangi Kejahatan Siber
Politikus senior Partai Demokrat ini optimis hal tersebut akan memberikan dampak signifikan dalam menciptakan lingkungan yang bersih di BUMN.
“Ini adalah bagian dari perjuangan besar kita bersama untuk membangun Indonesia yang lebih maju dan berintegritas,” pungkasnya.
(cw1/nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
EKONOMIKasus Peretasan US$351,6 juta di Bitget, Pengamat Kripto: Alarm Serius Keamanan Bursa Aset Digital
Rozie Winata·20 menit yang lalu -
EKONOMIHarga Emas Antam Turun Rp15 Ribu Menjadi Rp2.590.000 Per Gram, Cek Lengkapnya
Rozie Winata·33 menit yang lalu -
NEWSBP BUMN Salurkan Tali Asih untuk Keluarga Jurnalis dan ABK Arupadatu I
Herman Saleh Harahap·36 menit yang lalu -
NASIONALAnggota DPR Dorong KAI Tambah Armada KRL Jabodetabek
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
SUMSELTNI dan Pemko Palembang Gelar Gotong Royong Bersihkan Aliran Sungai Sekanak
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
NEWS VIDEODasco Minta Komisi III Dalami Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong
Fadli Tara·1 jam yang lalu -
-
NEWSPolri Perkuat Tata Kelola Institusi Lewat Buku Police Governance
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
SUMSELAtasi Kemacetan, Pemko Palembang Bakal Tertibkan Pasar Tradisional
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
PERISTIWAKebakaran di Padangsidimpuan Hanguskan 9 Rumah, 1 Meninggal Dunia
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan