Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Aksi Kamisan, Mahasiswa Hukum USU Suarakan Isu Buruh Jelang Mayday

Aksi Kamisan, Mahasiswa Hukum USU Suarakan Isu Buruh Jelang Mayday

A A

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Puluhan Fakultas Universitas Sumatera Utara menggelar di kawasan Medan, Kamis (30/4/2026) sore.

Aksi ini bertepatan dengan momen jelang Hari Internasional yang jatuh pada 1 Mei, sehingga isu buruh turut mewarnai agenda yang biasanya berfokus pada pelanggaran hak asasi manusia.

Di tengah kepadatan arus lalu lintas sore hari, para bergantian berorasi di pinggir jalan raya dekat .

Sebelum orasi, mereka memaparkan kuliah singkat tentang sejarah kepada warga yang melintas.

Salah satu peserta aksi, Fatih, menjelaskan bahwa Aksi Kamisan lahir dari inisiatif Ibu Sumarsih yang bekerja sama dengan berbagai lembaga LSM dan keluarga korban pelanggaran HAM.

Pertemuan itu disepakati berlangsung setiap hari Kamis, dan pertama kali digelar pada 2007 di depan Istana Presiden.

"Aksi Kamisan itu awalnya terinspirasi dari Ibu Sumarsih, di mana bekerja sama dengan berbagai lembaga LSM dan keluarga korban ingin meminta keadilan dan berembuk, mencari hari bertemunya di hari Kamis, dan mulai pertama kali itu 2007 di depan Istana Presiden," ujar Fatih.

Ia menambahkan, cakupan isu yang diangkat dalam Aksi Kamisan tidak terbatas pada peristiwa 1998 saja.

"Sebenernya hari kamisan tidak hanya berbicara tentang pelanggaran berat di masa lalu tahun 98, tapi pelanggaran berat di tahun 65, 74 di Tanjung Priok itu juga kita bicarakan, lalu kemudian merembet," katanya.

Menurut Fatih, sekitar tahun 2010 hingga 2011, semangat Aksi Kamisan mulai menyebar ke sejumlah kota besar di luar Jakarta, termasuk Medan. Seiring berjalannya waktu, isu yang diangkat pun meluas.

"Koalisi masyarakat sipil melihat bahwa di atau beberapa kota lainnya tidak hanya pelanggaran HAM berat saja yang dimintai keadilan. Ternyata banyak tentang buruh, pekerja migran, kesetaraan gender kita bicarakan di sini karena itu cukup relevan," tambahnya.

Terkait rencana turun ke jalan pada peringatan besok, Fatih menyatakan kesiapannya.

"Insyaallah jika diberi kesempatan waktu, kita akan juga bersuara sama kerasnya seperti kami bersuara di Aksi Kamisan. Kita bakal turun juga di karena itu juga menyinggung hari kita semua, karena para belum terpenuhi hak-haknya," ucapnya.

(cw2/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait