Tiga Orang Masih Tertimbun Akibat Ledakan di Komplek Grand Polonia
Evakuasi korban ledakan di Komplek Grand Polonia Medan terus berlangsung. Tiga orang masih tertimbun, lima alat berat dikerahkan.
Nusantaraterkini.co, MEDAN — Proses evakuasi masih terus berlangsung pascaledakan pipa gas di Komplek Grand Polonia, Medan, Senin (20/7/2026). Informasi diperoleh tiga orang masih tertimbun akibat reruntuhan rumah tersebut.
Informasi di lokasi, dua korban, yakni seorang perempuan dan seorang laki-laki, telah berhasil dievakuasi dan kini tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit terdekat. Namun, tiga orang lainnya yang merupakan pemilik rumah dan seorang Asisten Rumah Tangga (ART) hingga Selasa (21/7/2026) dini hari ini masih terjebak di dalam reruntuhan.
Selain itu, seorang kurir paket juga dilaporkan menjadi korban luka akibat terkena dampak ledakan saat berada di sekitar lokasi kejadian.
Dalam proses evakuasi tersebut, lima unit alat berat langsung diterjunkan ke lokasi demi menyelamatkan tiga orang yang dilaporkan masih tertimbun di balik material bangunan.
Petugas respons cepat terhitung tiba di lokasi kurang dari 20 menit setelah ledakan terjadi. Berdasarkan data sementara, insiden ini memakan lima orang korban.
Ledakan tersebut memicu kerusakan masif di area sekitar. Selain satu rumah utama yang hancur total, getaran dan serpihan material menyebabkan 7 bangunan di sekelilingnya mengalami rusak ringan. Kendaraan yang terparkir di sekitar area juga tidak luput dari kerusakan, meliputi 4 unit mobil warga, 1 unit sepeda motor milik kurir paket yang sedang melintas/mengantar barang.
Meski demikian, pihak kepolisian memastikan fokus utama saat ini adalah keselamatan jiwa para korban yang masih tertimbun. Guna mempercepat pembongkaran beton berat, petugas menyiagakan posisi 3 unit excavator, 1 unit hydraulic hammer excavator, dan 1 unit crane excavator di titik utama runtuhan.
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak yang memimpin langsung jalannya operasi di lapangan belum memberikan keterangan rinci mengenai detail peristiwa tersebut.
"Masih proses evakuasi korban ya," jawab Kapolrestabes singkat saat dimintai konfirmasi oleh Nusantaraterkini.co melalui pesan whatsapp, Selasa (21/7/2026) dini hari.
Hingga berita ini dilaporkan, petugas gabungan masih terus berpacu dengan waktu membongkar material bangunan guna menemukan ketiga korban yang tersisa. Garis polisi juga telah dipasang ketat di sekitar lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).
(Cw1/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
E-SportTimnas MLBB Indonesia Bantai Arab Saudi 2-0, Tantang Filipina di Playoff Asian Games 2026
Herman Saleh Harahap·11 menit yang lalu -
SUMUTPenerimaan Zakat Triwulan III Baznas Sumut Naik Rp5 Miliar
Herman Saleh Harahap·38 menit yang lalu -
KRIMINALDugaan Kekerasan Seksual, Seorang IRT Laporkan Oknum Polres Tapteng
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
-
KESEHATANHerman Deru Resmikan Program Pelita Sumsel, Warga Gratis Operasi Mata
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
NEWSKepergian Wulansari Berawal dari Tawaran Kerja Kenalan di Facebook
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
NEWSPesan Luhut ke Prajurit TNI: Jaga Loyalitas Kepada Presiden
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
-
SUMATERA TERKINIPerbaikan Jalan Suka Makmur–Alue Ie Itam Mulai Dikerjakan
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
KOTA MEDANAtasi Banjir Cinta Damai, Pemko Medan Bangun Drainase
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan