Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Terseret Arus Sungai, Remaja di Palembang Ditemukan Tim SAR dengan Kondisi Meninggal Dunia

Terseret Arus Sungai, Remaja di Palembang Ditemukan Tim SAR dengan Kondisi Meninggal Dunia

Tim SAR saat menemukan jasad korban yang tenggelam di Sungai Keruk, anak Sungai Musi, dalam kondisi meninggal dunia pada, Selasa (14/4/2026). (Foto: SAR Palembang)
Tim SAR saat menemukan jasad korban yang tenggelam di Sungai Keruk, anak Sungai Musi, dalam kondisi meninggal dunia pada, Selasa (14/4/2026). (Foto: SAR Palembang)
A A

Nusantaraterkini.co, — Tim SAR Gabungan berhasil menemukan Deni (18), seorang remaja laki-laki yang dilaporkan tenggelam di Sungai Keruk, anak Sungai Musi, dalam kondisi meninggal dunia pada, Selasa (14/4/2026) dini hari.

“Kami turut berbelasungkawa kepada keluarga korban. Terima kasih kepada seluruh unsur Tim SAR Gabungan yang telah bekerja keras dalam proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan pada pukul 04.50 WIB,” ujar Kepala Kantor , Raymond Konstantin dalam keterangan tertulis yang diterima.

Korban ditemukan mengapung sekitar 50 meter dari lokasi awal kejadian di Jalan Mataram, Kelurahan Kemas Rindo, Kecamatan Kertapati, setelah terseret arus deras saat hendak mandi bersama tiga rekannya pada Senin sore.

Peristiwa nahas tersebut bermula sekitar pukul 16.00 WIB, ketika korban yang tidak bisa berenang mencoba mandi di pinggir sungai. Namun, tiba-tiba air pasang dan arus menjadi sangat kuat.

Korban diketahui tidak bisa berenang, rekan-rekan korban sempat berupaya memberikan pertolongan menggunakan sebatang kayu. Tetapi, derasnya air membuat upaya tersebut gagal.

Oleh sebab itu, Kantor SAR Palembang mengerahkan tim rescue untuk melakukan penyisiran dan penyelaman sejak pukul 20.00 WIB. Operasi pencarian ini melibatkan personel dari , TNI/Polri, Damkar, BPBD, PMI, serta bantuan masyarakat setempat hingga korban akhirnya dievakuasi ke rumah duka.

Pihak juga mengingatkan warga untuk segera menghubungi Emergency Call 115 jika membutuhkan bantuan dalam kondisi darurat di perairan yang dapat diakses selama 24 jam.

“Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat beraktivitas di perairan, khususnya di sungai yang arusnya dapat berubah secara tiba-tiba. Kemudian, menghindari berenang di sungai yang memiliki arus deras, terlebih bagi yang tidak memiliki kemampuan berenang,” pungkasnya. 

(Tia/Nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru