Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Tercatat Punya Harta Rp85,6 Miliar

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq terjaring OTT KPK. Berdasarkan LHKPN, total harta kekayaannya tercatat Rp85,6 miliar.

Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq. (Foto: @kab_pekalongan/Instagram)
Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq. (Foto: @kab_pekalongan/Instagram)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Nama , , menjadi sorotan setelah terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di wilayah Pekalongan, , Selasa (3/3/2026).

Dalam operasi tersebut, Fadia yang merupakan politikus dari Partai Golongan Karya turut diamankan bersama sejumlah pihak lainnya.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan adanya penindakan tersebut. “Benar, dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sejumlah pihak di wilayah Pekalongan, , salah satunya Bupati,” ujarnya kepada wartawan.

Meski demikian, hingga kini KPK belum mengungkap secara resmi konstruksi perkara maupun dugaan kasus yang menjadi dasar dilaksanakannya OTT tersebut. Para pihak yang diamankan masih berstatus terperiksa dan tengah menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. Lembaga antirasuah memiliki waktu maksimal 1x24 jam untuk menentukan status hukum mereka.

Di tengah proses hukum yang berjalan, laporan harta kekayaan Fadia kembali menjadi perhatian publik. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang terakhir disampaikan pada 30 Maret 2026, total kekayaan yang dilaporkan mencapai Rp85.623.500.000.

Rinciannya meliputi:

Tanah dan bangunan: 26 aset yang tersebar di Pekalongan, Bogor, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Depok, Badung, hingga Semarang dengan nilai sekitar Rp74.290.000.000.

Alat transportasi dan mesin: Rp1.180.000.000, terdiri dari mobil Hyundai dan Toyota Alphard.

Harta bergerak lainnya: Rp3.020.000.000.

Kas dan setara kas: Rp10.333.500.000.

Utang: Rp3.200.000.000.

Sehingga total kekayaan bersih yang tercatat sebesar Rp85.623.500.000.

Sampai berita ini diturunkan, belum memberikan pernyataan resmi terkait penindakan yang dilakukan KPK. Publik masih menantikan penjelasan lebih lanjut mengenai perkara yang mendasari operasi tersebut.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru