Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Sapa Kamling di Medan Tembung, Warga Suarakan Keluhan Drainase, KTP Lambat, Hingga Harga Sembako ke Wali Kota Medan

Warga Medan Tembung menyampaikan keluhan drainase, KTP lambat, harga sembako, BPJS, sampah, dan infrastruktur kepada Wali Kota Rico Waas.

Foto bersama Wali Kota Medan, Rico Waas bersama Jajaran dan Warga dalam Sapa Kamling di Medan Tembung, Sabtu (8/8/2026). (foto: dewi/nusantaraterkini.co)
Foto bersama Wali Kota Medan, Rico Waas bersama Jajaran dan Warga dalam Sapa Kamling di Medan Tembung, Sabtu (8/8/2026). (foto: dewi/nusantaraterkini.co)
A A

Nusantaraterkini.coMEDAN — Beragam keluhan mulai dari buruk, lambatnya pengurusan , hingga lonjakan harga bahan pokok disuarakan masyarakat secara langsung kepada , . Aspirasi tersebut mengemuka dalam forum dialog interaktif ‘’ yang digelar di Jalan Durung, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung, pada Sabtu (8/8/2026) malam.

Turut dalam yang digelar sejak pukul 20.00 WIB tersebut Asisten Pemerintahan (Ast. Pem), Inspektorat, Dishub, SDABMBK, Dinas Koperasi UKM, Dinas Sosial, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), PKP2R, Disdik, Dinas Kesehatan, Disdukcapil, Dispora, Ketapang, Disnaker, Satpol PP, Bagian Tapem, hingga Prokopim. Kehadiran lintas instansi ini bertujuan agar setiap aspirasi warga bisa langsung ditangani oleh dinas terkait.

Dalam sesi dialog interaktif yang dibagi menjadi tiga termin, masyarakat Medan Tembung dengan antusias menyampaikan beragam persoalan, mulai dari infrastruktur hingga .

Pada Sesi 1, warga menyoroti masalah infrastruktur dasar dan birokrasi. Nopa Zulkarnain meminta perbaikan di Jalan Panduan. Sementara itu, Benhap Simatupang meminta pengaspalan, penerangan lampu jalan, dan perbaikan pos kamling di Jalan Tahut. Benhap juga menyoroti bidang pendidikan serta mengusulkan agar saat Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan), pejabat setingkat Kepala Bidang (Kabid) yang hadir agar lebih memahami persoalan teknis. 

Di sisi lain, Musa Simanjorang mengeluhkan lambatnya pengurusan yang terkesan 'di pingpong' (bola-bola), meski ia juga memberikan apresiasi kepada Lurah setempat yang tanggap menyelesaikan persoalan warga.

Memasuki Sesi 2, isu kesehatan dan kesejahteraan mendominasi. Gom-gom mengeluhkan BPI yang hanya berlaku di Kota Medan, serta meminta pengaspalan, perbaikan lampu jalan, drainase di sepanjang Jalan Rela, dan bantuan PKH untuk lansia. 

Warga lainnya, Nurhasanah, menyuarakan keluhan terkait ketimpangan gaji SPPG yang lebih besar dari guru, serta naiknya harga bahan pokok di pasar imbas program MBG (Makan Bergizi Gratis). Sedangkan Niko meminta koordinasi peralihan Ketenagakerjaan menjadi BPJS Kesehatan Kota Medan, sekaligus mengeluhkan penyempitan jalan di Gang Sado.

Pada Sesi 3, dialog mengerucut pada masalah lingkungan dan pertanahan. Klara menanyakan status sekolah yang berada dalam satu bangunan dengan gereja di bawah naungan yayasan yang sama. Masalah kebersihan diutarakan oleh Juntak yang mengeluhkan truk pengangkut yang hanya datang satu kali dalam seminggu. Warga meminta agar armada dan intensitas truk sampah ditingkatkan, serta meminta adanya penambahan kuota program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap ().

Merespons keluhan warga, memberikan instruksi tegas kepada jajaran aparatur kewilayahan. Wali Kota berpesan secara khusus kepada Camat, Lurah, dan para Kepala Lingkungan (Kepling) agar senantiasa menjadi pengayom yang baik bagi masyarakat. 

"Aparatur garda terdepan ini harus cepat dan responsif dalam menanggapi setiap permasalahan yang muncul di lingkungan masing-masing," ujar Rico Waas.

Di sisi lain, Rico Waas mengimbau masyarakat untuk lebih proaktif. "Masyarakat juga harus bergerak cepat melaporkan setiap kendala secara langsung ke Lurah maupun Camat agar bisa segera ditindaklanjuti," sebutnya.

(Cw3/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru