Resmi Bintang Dua, Sonny Irawan Mulai Berkantor sebagai Kapolda Sumut
Irjen Pol Sonny Irawan resmi mulai berkantor sebagai Kapolda Sumut. Pecah bintang dua, Sonny disambut ulos dan tarian adat di Mapolda Sumut.
Nusantaraterkini.co, MEDAN - Usai resmi menjalani serah terima jabatan di Jakarta, Irjen Pol Sonny Irawan resmi berkantor di Mapolda Sumatera Utara mulai Kamis (8/10/2026). Pangkatnya pun resmi naik satu tingkat menjadi Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi dari sebelumnya Brigadir Jenderal (Brigjen) Polisi.
Memasuki hari pertama kerja di Bumi Melayu Deli, alumni Akpol 1997 tersebut disambut hangat oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) dan para Kapolres se-Sumatera Utara. Rangkaian tradisi penyambutan berlangsung penuh khidmat saat Irjen Pol Sonny Irawan didampingi sang istri, Ny. Yessie Sonny Irawan, menerima pengalungan bunga serta pemakaian ulos yang diiringi tarian khas Melayu dan Batak.
Dinamika Sumatera Utara jelas bukan barang baru bagi Irjen Pol Sonny Irawan. Sebelum tugas singkat ke Jakarta menjabat Kasespimmen Lemdiklat Polri sejak Juli hingga akhir September 2026, jenderal bintang dua ini adalah mantan Wakapolda Sumut.
Ketegasannya sebagai anggota Polri sudah pernah dirasakan para pelaku tambang emas ilegal (PETI) di perbatasan Tapanuli Selatan dan Mandailing Natal. Saat masih berpangkat bintang satu, Sonny tak segan turun langsung membongkar praktik tambang bodong yang bertahun-tahun merusak lingkungan di sana.
Kini, ia kembali ke Tanah Deli untuk memegang tongkat komando tertinggi sebagai Kapolda Sumut, menggantikan Irjen Pol Whisnu Hermawan yang ditarik ke Jakarta menjabat Wairwasum Polri.
Sejatinya, rangkaian tradisi penyambutan internal di Mapolda Sumut sebenarnya dijadwalkan berlangsung pada Rabu (7/10/2026). Segala persiapan tradisi penyambutan di Mapolda Sumut sebetulnya telah rampung. Irjen Pol Sonny Irawan sendiri sudah tiba di Sumatera Utara sejak Selasa (6/10/2026) dan disambut langsung oleh Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution di Bandara Kualanamu.
Namun, agenda penyambutan pada Rabu tersebut terpaksa ditunda. Pasalnya, Presiden Prabowo Subianto mendadak memanggil sekitar 800 Perwira Tinggi (Pati) TNI dan Polri termasuk para Kapolda dari seluruh Indonesia untuk menghadiri pengarahan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
(Ton/Nusantaraterkini.co).
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWSDPD Dorong Temuan BPK Ditindaklanjuti hingga ke Daerah, Soroti Persoalan yang Berulang
hendra·2 menit yang lalu -
KRIMINALKoper Berisi 2 Kg Sabu Gagal Lolos, 2 Pemuda Aceh Diciduk di Bandara Kualanamu
hendra·11 menit yang lalu -
-
NEWSSuprihatini Dorong KWP di Bawah Rafyq Panjaitan Perkuat Informasi Kinerja DPR
hendra·1 jam yang lalu -
NEWS VIDEOKabut Asap Makin Pekat, Pemprov Sumsel Gelar Salat Istisqo Minta Turun Hujan
Fadli Tara·1 jam yang lalu -
-
NEWS VIDEOKementrian PKP Targetkan 10.000 Huntap di Tamiang Rampung dalam Waktu 2 Tahun
Fadli Tara·2 jam yang lalu -
NEWSWarga Teluk Dalam Asahan Apresiasi Tanggul BBWS Sumatera II, Permukiman dan Sawah Kini Terhindar dari Banjir
hendra·2 jam yang lalu -
NEWS VIDEOOjol Bakal Diatur dalam PP, Dasco: Atur Angkutan, Tarif hingga Pengiriman Barang
Fadli Tara·2 jam yang lalu -
NEWSKPK Tetapkan 8 Tersangka Baru Kasus BBPJN Sumut, Pengamat USU Minta Diusut Lebih Luas
hendra·2 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan