Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Polemik Pertemuan Jokowi-Megawati

Wacana pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden ke-5 RI yang juga Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri tampaknya rencana kosong belaka.

Bagikan:
Presiden Jokowi bersama Megawati Soekarnoputri
Presiden Jokowi bersama Megawati Soekarnoputri
A A

nusantaraterkini.co, JAKARTA - Wacana  Presiden () dan Presiden ke-5 RI yang juga Ketua Umum tampaknya belaka.

Meski saat ini masih suasana Lebaran, namun tidak ada tanda-tanda keduanya akan melakukan silaturahmi.

Sekretaris Jenderal PDI-P Kristiyanto sebelumnya menyampaikan, Jokowi tak bisa langsung menemui Megawati meskipun hingga kini tercatat sebagai kader PDI-P.

, kata , harus bertemu dengan anak ranting partai banteng moncong putih itu sebelum menemui .

"Tapi dalam konteks terkait dengan Pak Jokowi, hanya anak ranting justru mengatakan 'Sebentar dulu, biar bertemu dengan anak ranting dulu," kata Hasto di kediaman Megawati, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu.

Menurut Hasto, usulan dari anak ranting itu masuk akal karena merekalah yang menjadi benteng dari Megawati di .

Diduga Ada Penghalang

Ucapan Hasto itu pun dibalas oleh kubu Prabowo Subianto dan Jokowi.

Selain wacana dengan Jokowi, ada pula pertemuan Megawati dan Prabowo Subianto selaku calon presiden pemenang Pilpres 2024. 

Ketua Umum relawan Jokowi Mania sekaligus Prabowo Mania, Immanuel Ebenezer atau karib disapa Noel, blak-blakan menyebut Hasto Kristiyanto menjadi penghambat bertemunya Megawati Soekarnoputri dengan Prabowo dan Jokowi.

Hal itu ia sampaikan setelah ditanya apakah sependapat jika ada anggapan Presiden Jokowi yang menjadi penghambat pertemuan Megawati-Prabowo pasca-Pilpres 2024.

"Masak ini, Pak Jokowi enggak punya musuh dengan siapa pun kok malah seakan-akan di orkestrasikan Pak Jokowi malah menjadi penghambat," kata Immanuel atau akrab disapa Noel, dikutip Kompas.com, Minggu (14/4/24).

"Yang jelas yang jadi penghambat pertemuan Prabowo-Mega dan sebagainya, itu adalah Hasto," kata dia.

Noel berpendapat, Hasto adalah aktor semua problem demokrasi di Indonesia pasca-Pemilu 2024.

Dari situ, dirinya juga melihat Hasto menjadi ancaman bagi tokoh-tokoh bangsa negara untuk saling bertemu dan bersilaturahmi.

Salah satu alasan menyebut Hasto sebagai faktor penghambat pertemuan karena memberikan syarat agar Jokowi bertemu dengan anak ranting PDI-P terlebih dulu sebelum dengan Megawati.

"Problemnya kan harus pakai syarat lah, pakai apa lah, belum nanti Pak Jokowi mau ketemu Bu Mega harus ranting dulu apa lah, kan ngawur itu kan bentuk penghinaan terhadap kadernya sendiri," ungkap Noel.

"Dan itu merusak kesan PDIP sebagai partai besar," sambung dia.

Dari pihak PDIP hingga kini belum ada jawaban ketika dimintai komentar tentang pernyataan Noel yang menyebut Hasto menjadi penghambat.

(Dra/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait