Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Pengamat Nilai Reformasi Internal Jadi Kunci Meningkatnya Citra Polri hingga 71,5 Persen

Pengamat menilai reformasi internal menjadi kunci meningkatnya citra Polri hingga 71,5 persen berdasarkan survei Litbang Kompas.

Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, mengapresiasi reformasi dan pembenahan internal yang terus dilakukan oleh Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Jumat (26/6/2026).(foto: istimewa)
Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, mengapresiasi reformasi dan pembenahan internal yang terus dilakukan oleh Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Jumat (26/6/2026).(foto: istimewa)
A A

Nusantaraterkini.coJAKARTA – Direktur Rumah Politik Indonesia, , mengapresiasi reformasi dan pembenahan internal yang terus dilakukan oleh Kepolisian Republik Indonesia (). Apresiasi tersebut disampaikan menyusul hasil Survei yang menempatkan citra positif Polri mencapai 71,5 persen.

Menurut Fernando, peningkatan citra dan tingkat terhadap Polri dibandingkan tahun sebelumnya merupakan capaian yang patut diapresiasi. Namun, ia mengingatkan agar institusi kepolisian tidak cepat berpuas diri dan terus melanjutkan berbagai upaya pembenahan.

"Sangat wajar jika meningkat karena institusi ini terus melakukan pembenahan berdasarkan rekomendasi Tim Percepatan Reformasi Polri serta berbagai kritik yang disampaikan masyarakat," ujar Fernando Emas, Jumat (26/6/2026).

Ia menilai sejumlah inovasi telah memberikan dampak positif terhadap kepercayaan masyarakat. Di antaranya layanan SIM digital, pembayaran pajak kendaraan secara daring, pengurusan SKCK secara online, hingga berbagai bentuk modernisasi pelayanan lainnya.

Selain itu, Fernando menekankan pentingnya peningkatan kualitas penanganan laporan masyarakat agar kepuasan publik terhadap terus meningkat.

"Pembenahan dalam menindaklanjuti laporan masyarakat harus terus dilakukan sehingga kepercayaan dan citra positif Polri semakin kuat di mata publik," katanya.

Fernando juga berharap terus menghadirkan berbagai terobosan untuk mewujudkan institusi kepolisian yang profesional, transparan, dan bersih. Salah satunya melalui sistem seleksi jabatan yang terbuka dan berbasis kompetensi.

Menurutnya, pengisian jabatan strategis, baik di tingkat Mabes Polri, Polda maupun Polres, sebaiknya dilakukan melalui proses rekrutmen dan seleksi yang terbuka, profesional, serta memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh anggota Polri yang memenuhi persyaratan.

Di akhir pernyataannya, Fernando kembali mengingatkan agar Polri menjadikan hasil survei tersebut sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat .

"Polri jangan berpuas diri atas capaian yang telah diraih. Pembenahan dan perbaikan harus terus dilakukan agar kepercayaan masyarakat semakin meningkat," tutupnya.

(LS/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru