Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Nikita Mirzani Meradang Gegara Film Dokumenter Dirty Vote, Pasang Badan Bela Prabowo-Gibran

Film dokumenter Dirty Vote menggemparkan media sosial, hingga arti Nikita Mirzani meradang sebut dibuat kader atau simpatisan paslon 01 dan 03.

Bagikan:
Nikita Mirzani Meradang Gegara Film Dokumenter Dirty Vote
Nikita Mirzani Meradang Gegara Film Dokumenter Dirty Vote
A A

- Artis kontroversial meradang usai menonton film dokumenter .

Kekesalan ini diungkapkan melalui Instagram @nikitamirzanimawardi_172, Senin (12/02/2024).

Dalam unggahannyaa itu, Nikita Mirzani itu membeberkan jika film itu terlalu menyudutkan salah satu paslon.

Wanita yang kerap disapa Niki itu menyebut bahwa film itu bisa saja menjadi film yang bagus jika dibuat secara berimbang.

Lebih lanjut, ibu tiga orang anak ini mengaku curiga bahwa film tersebut kemungkinan dibuat oleh kader atau simpatisan dari Paslon 01 dan 03.

"Jika film ini dibuat berimbang, film ini adalah film yang bagus. Pembuatan film ini kemungkinan kader / simpatisan 01 dan 03 karena hampir tidak membahas 01 dan 03," tulis Nikita Mirzani, Senin (12/02/2024).

"Hampir seluruh film ini membahas kecurangan pemerintahan dan 02," imbuhnya.

Tak hanya itu, Niki menyebutkan bahwa film dokumenter yang dibintangi oleh Bivtri Susanti, Feri Amsari, serta Zainal Arifin Mochtar itu merupakan sebuah black campaign versi akademis.

"Film Dirty vote adalah black campaign versi akademis, bayangkan pemilu belum di mulai sudah menuduh curang dan arahan tuduhan selalu ke pak jokowi dan paslon nomor 2," tulisnya.

NNikita juga menyoroti soal ketiganya yang pernah menjadi tim percepatan reformasi hukum Mahfud MD pada 2023 lalu.

"Soal 31 ribu surat suara tidak dilibatkan dalam film dokumenter tersebut, bahkan yang katanya dari KPU klarifikasi ada kelalaian dan ketidakcermatan. Disini apakah tidak merusak pemilu 2024 dan sistem demokrasi?" tanya Nikita Mirzani.

Menurutnya, salah satu cuplikan film yang menampilkan salam 4 jari yang merupakan bentuk koalisi dari dua paslon apabila terjadi pemilu dua putaran.

"It's oke film tersebut mengedukasi rakyat soal hukum di negeri ini, namun di satu sisi mulai dari opening saja sudah menyudutkan salah satu paslon dan ditayangkan saat masa tenang Pemilu 2024," katanya.

Atas film dokumenter di tengah masa pemilu tenang, Nikita menilai bahwa saat ini Paslon Prabowo-Gibran sedang difitnah.

"Film ini makin membuat saya yakin, bahwa 02 saat ini sedang difitnah, dianiaya, dan didzalimi. Tetap nomor 2 di hati," pungkas Nikita.

(Sav/)

Sumber: Suara.com

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait