Minta BMKG Cermati Awan Hujan, Kapolda: Minimal Cuaca di Sumsel Lebih Dingin
Minta BMKG Cermati Awan Hujan, Kapolda: Minimal Cuaca di Sumsel Lebih Dingin
Nusantaraterkini.co, PALEMBANG - Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Rony Samtana meminta BMKG mencermati keberadaan bibit awan hujan potensial guna memaksimalkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah Sumatera Selatan pada, Kamis (22/10/2026).
Langkah penyemaian awan hujan tersebut dinilai krusial untuk mendinginkan suhu udara, serta mengurangi ketebalan debu akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kapolda Sumsel menyampaikan berdasarkan paparan BMKG, potensi masuknya fase alami diproyeksikan mulai terjadi pada akhir Oktober ini.
“Tadi terkait dengan paparannya Pak BMKG, kan kalau tidak salah akhir Oktober ini sudah mulai secara alami. Artinya mulai sekarang Pak BMKG mungkin mulai dilihat-lihat awan di mana yang bibitnya lebih banyak,” ujar Irjen Pol Rony Samtana.
Ia menjelaskan Satgas Udara kerap menghadapi kendala tidak adanya bibit awan saat hendak melakukan penyemaian hujan buatan di atas titik api.
Oleh karena itu, BMKG diharapkan dapat memetakan wilayah yang memiliki tutupan awan potensial agar proses modifikasi cuaca dapat langsung dieksekusi.
“Karena tadi Satgas udara mengatakan, mau disemai pun kalau awannya tak ada bibitnya tak bisa juga. Walaupun mungkin tidak bisa langsung memadamkan api di OKI, tapi minimal bisa mencegah daerah lain,” jelasnya.
Menurutnya, jika kondisi geografis dan cuaca di wilayah OKI belum memungkinkan untuk hujan buatan, OMC tetap perlu diarahkan ke daerah lain yang berpotensi.
Upaya mendinginkan suhu lingkungan di area sekitar diharapkan mampu menekan pembentukan titik api baru dan menurunkan intensitas sebaran debu asap.
“Artinya kalau memang OKI tidak bisa, ya tidak apa-apa karena memang situasional. Tapi kalau di tempat lain bisa, kenapa tidak? Setidaknya untuk mendinginkan cuaca, walau apinya tetap ada, kalau cuaca lebih dingin debunya lebih kurang,” lanjutnya.
Selain optimalisasi rekayasa cuaca bersama BMKG, Polda Sumsel bersama jajaran Forkopimda terus memperketat penegakan hukum tegas terhadap para pelaku pembakar lahan.
“Sesuai perintah Bapak Presiden dan Bapak Kapolri, kami tidak mentolerir para pelaku kebakaran hutan dan lahan. Penegakan hukum ini untuk memberikan efek jera,” tegasnya.
Polda Sumsel juga mengimbau warga untuk meningkatkan kepedulian dalam menjaga lahan masing-masing agar tidak kembali memicu kebakaran baru di tengah kondisi cuaca kering.
“Lewat tempat terhormat ini kita kembali mengajak warga masyarakat untuk lebih sadar lagi menjaga area ataupun lahan masing-masing,” pungkasnya.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NEWSSoroti Perda Pesantren Pekalongan, Luhut Siahaan Ungkap Tiga Persoalan Hukum
Rozie Winata·31 menit yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALKasus Penembakan Wadan Koti Deliserdang, Empat Teman Korban jadi Tersangka Kepemilikan Senpi Ilegal
Rozie Winata·56 menit yang lalu -
NEWS VIDEOMinta BMKG Cermati Awan Hujan, Kapolda: Minimal Cuaca di Sumsel Lebih Dingin
Fadli Tara·1 jam yang lalu -
KOTA MEDANRayakan HUT Ke-67, PAC PP Belawan Gelar Lomba Menulis Berita bagi Insan Pers
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
SUMUT54 Pejabat Pemkab Deliserdang Dilantik, Wabup Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
NEWS VIDEOJaga Stamina Petugas, Gubernur Sumsel Bakal Bagi Shift Pemadaman Karhutla di OKI
Fadli Tara·2 jam yang lalu -
INTERNASIONALAS Perintahkan Staf Nondarurat Tinggalkan Arab Saudi Akibat Eskalasi Serangan Houthi
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
EKONOMILaba Bersih Hutama Karya Tumbuh 6,30 Persen hingga Triwulan III 2026
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
PERISTIWAEmpat Truk Tabrakan Beruntun di Tol Belmera, Dua Terluka
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
NEWS VIDEOLindungi Kawasan Satwa, Polda Sumsel Siap Sebar 300 Personel ke SM Padang Sugihan
Fadli Tara·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan