Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Markas Judi Online di Komplek Perumahan Angkatan Darat, 11 Orang Diamankan

Markas Judi Online di Komplek Perumahan Angkatan Darat, 11 Orang Diamankan

Bagikan:
A A

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Publik kembali dihebohkan dengan sarang-sarang di Indonesia.

Teranyar, jajaran kepolisian menggerebek sebuah rumah yang dijadikan sarang markas operator j*di online di Komplek Perumahan Angkatan Darat (KPAD) Jalan Sederhana 7, Kelurahan Cijantung, Kecamatan Pasar Rebo, Timur.

Dari informasi yang dihimpun, berlangsung pada Minggu (4/10/2026) sekira pukul 07.30 WIB.

Di mana pihak kepolisian menerima laporan dari warga setempat terkait adanya aktivitas mencurigakan di dalam rumah yang disebut milik negara.

Dalam itu, aparat mengamankan sebanyak 11 orang yang bertindak sebagai operator .

Diketahui, rumah lokasi tempat beroperasinya situs judi online tersebut merupakan milik perwira TNI aktif, Kasi Intel Gartap 1 , Letkol Inf Arman Jab, yang disewakan kepada para tersangka.

Dari lokasi kejadian, polisi turut menyita sejumlah barang bukti yang digunakan untuk mengoperasikan praktik judi daring tersebut, meliputi 32 unit komputer PC, 14 unit telepon seluler, serta 9 lembar Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Kasie Humas Polres Metro Jakarta Timur, AKP Made Budi, mengatakn pihak Polres masih berkoordinasi dengan jajaran Polsek setempat.

"Saya tanyakan kapolsek (Pasar Rebo) dulu ya, saya belum dapat informasi," jelasnya, Rabu (7/10/2026).

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Pasar Rebo, AKP Lilik Budiyanto, mengonfirmasi penindakan tidak dilakukan oleh jajaran penyidik Polsek Pasar Rebo maupun Polres Metro Jakarta Timur.

"Belum monitor saya, bukan dari kami (Polsek Pasar Rebo)," tutupnya.

Sementara AKP Lilik menduga operasi penindakan dan penggerebekan di perumahan dinas/komplek TNI kawasan Pasar Rebo tersebut diterjunkan langsung oleh tim khusus dari jajaran Polda Metro Jaya.

Seluruh tersangka beserta barang bukti kini telah diboyong guna menjalani proses pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.

(mft/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru