Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Ketua KONI Sumut: Keterlambatan Infrastruktur PON Tak Ada Unsur Sengaja, Pemerintah Tetap Berupaya Selesaikan

Dengan 34 cabor yang dipertandingkan di Sumut, soal pembangunan yang belum siap itu, hal itu biasa

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Utara, Jhon Ismadi Lubis saat diwawancarai, Sabtu (14/9/2024). (Foto: Junaidin Zai/Nusantaraterkini.co)
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Utara, Jhon Ismadi Lubis saat diwawancarai, Sabtu (14/9/2024). (Foto: Junaidin Zai/Nusantaraterkini.co)
A A

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Utara, menyebut wajar infrastruktur yang belum rampung. 

Yang terpenting, kata John, pertandingan tidak terganggu dan tetap berjalan. 

Diakuinya, pelaksanaan PON XXI yang digelar Sumut menjadi sorotan publik, terutama mengenai kesiapan dan manajemen penyelenggaraannya. 

"Dengan 34 cabor yang dipertandingkan di Sumut, soal pembangunan yang belum siap itu, hal itu biasa," ucapnya kepada Nusantaraterkini.co, di Medan, Sabtu (14/9/2024).

Kata Jhon, memang beberapa venue pertandingan dilaporkan belum sepenuhnya siap, seperti venue Voli Indoor di Sport Centre, Batang Kuis, Deli Serdang. Namun hal itu tidak mempengaruhi seluruh pertandingan.

"Semua pertindangan tidak ada yang terkendala meski pembangunannya belum kelar, kecuali kemarin laga futsal yang atapnya bocor, itupun tidak lama dan langsung diperbaiki," ucapnya.

Jhon mengaku melihat PB PON dan Pemerintah Provinsi Sumut tetap berupaya menyelesaikan pembangunan sarana dan prasana venue PON sembari semua jadwal pertandingan tetap berjalan. 

"PB PON dan Pemprov sudah berupaya menyelesaikan semua," tuturnya.

Meski begitu, Jhon tetap menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak terkait realita tersebut, terutama kepada para kontingen dan tame dari provinsi lain. 

Namun ia memastikan, kondisi yang terjadi bukanlah sebuah unsur kesengajaan.

"Kami mohon maaf juga kepada semua tamu-tamu kami, kalau merasa kurang puas terkait pembangunan. Itu semua tidak disengaja," pungkasnya.

(cw7/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru