Kemnaker Kembangkan BLK Inklusif, Karya Disabilitas Tembus Pasar Ekspor
Kemnaker mengembangkan BLK inklusif di Bekasi untuk melatih penyandang disabilitas, dengan produk kerajinan yang menembus pasar ekspor.
Nusantaraterkini.co, JAKARTA— Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperluas akses pelatihan kerja inklusif bagi penyandang disabilitas melalui pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) Khusus Penyandang Disabilitas di Balai Perluasan Kesempatan Kerja (BPKK) Bekasi, Jawa Barat. Produk kerajinan karya penyandang disabilitas yang tampil dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 dan sukses menembus pasar ekspor.
Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta dan PKK) Kemnaker, Sugeng Heri Suseno, menyatakan, pelatihan perlu dirancang secara terstruktur agar keterampilan yang diperoleh peserta dapat langsung dimanfaatkan untuk bekerja maupun berwirausaha mandiri.
"Peran utama Kemnaker adalah memastikan teman-teman disabilitas mendapatkan pelatihan terstruktur agar memiliki keterampilan yang dibutuhkan pasar kerja. Sasarannya jelas, yaitu mengurangi tingkat pengangguran disabilitas dan mendorong kemandirian mereka," ujar Sugeng, Kamis (15/10/2026).
Dikatakannya, BLK Khusus Penyandang Disabilitas di BPKK Bekasi dirancang dengan fasilitas ramah disabilitas yang aksesibel, mulai dari jalur landai, lift, jalur pemandu bagi tunanetra, hingga toilet khusus. Fasilitas tersebut juga dilengkapi Digital Skills Lab untuk pelatihan pemrograman berbasis kecerdasan buatan, Batik & Craft Studio, serta Laboratorium Terapi Sensori.
“Semua ruang kelas dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan penyandang tunarungu, tunanetra, tunadaksa, maupun disabilitas intelektual,” tambahnya.
Melalui kemitraan dengan berbagai pihak seperti Rumah Kreatif, karya perajin disabilitas berupa tas, dompet, dan aneka kerajinan tangan kini mampu menembus pasar internasional.
"Ke depan, Kemnaker berkomitmen untuk memperluas program pelatihan berbasis kompetensi ini ke berbagai daerah di Indonesia guna mewujudkan kesempatan kerja yang adil dan berkelanjutan bagi seluruh penyandang disabilitas," pungkasnya.
(Emn/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KRIMINALSatresnarkoba Polresta Deliserdang Gagalkan Peredaran 1 Kg Sabu di Lubuk Pakam
Rozie Winata·Beberapa detik yang lalu -
SUMUTKabut Asap Karhutla Selimuti Sumut, Kapolda Imbau Warga Pakai Masker
Rozie Winata·21 menit yang lalu -
NEWS VIDEOIni Daftar 16 Perusahaan Penyebab Karhutla di Sumsel, Direktur PT RAS Resmi jadi Tersangka
Fadli Tara·34 menit yang lalu -
SEPAKBOLAKylian Mbappe Masuk 5 Besar Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Rozie Winata·45 menit yang lalu -
NASIONALUsai Dilantik, Kepala BNPB Letjen Kristomei Sianturi Prioritaskan Kolaborasi Penanganan Cepat Bencana
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
-
INTERNASIONALDelapan Negara Bagian AS Gugat OpenAI Terkait Risiko Keamanan ChatGPT dan Dampak pada Anak
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
KRIMINALKasus Naik ke Penyidikan, Keluarga Jhonatan Siregar Fokus Kawal Janji Transparansi Kapolres Padangsidimpuan
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
-
SUMUTKualitas Udara Memburuk, Pemprov Sumut Keluarkan Edaran Waspada Polusi dan Penyakit
Rozie Winata·2 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan