Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Kebakaran Gedung Bapenda Diduga Dipicu Aktivitas Renovasi, 39 Unit Damkar Dikerahkan

Kebakaran gedung Bapenda Jakarta diduga dipicu aktivitas renovasi. Sebanyak 39 unit damkar dikerahkan untuk memadamkan api.

Petugas Damkar memperketat proses pendinginan di kantor Bapenda. Sekitar 24 unit masih dikerahkan untuk memastikan lokasi benar-benar aman, Sabtu (8/8/2026). (foto: luki setiawan/nusantaraterkini.co)
Petugas Damkar memperketat proses pendinginan di kantor Bapenda. Sekitar 24 unit masih dikerahkan untuk memastikan lokasi benar-benar aman, Sabtu (8/8/2026). (foto: luki setiawan/nusantaraterkini.co)
A A

Nusantaraterkini.co melanda gedung kantor Badan Pendapatan Daerah (), Jumat (7/8/2026) malam diduga kuat dipicu dari lantai bangunan yang tengah menjalani proses . Kobaran api yang sempat membesar di area renovasi tersebut memaksa petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan () mengerahkan hingga 39 unit armada pemadam pada tahap awal penanganan.

Petugas di lokasi kejadian, Karnawa, menyampaikan, dugaan awal pemicu timbulnya titik api mengarah pada lantai yang sedang dalam pengerjaan proyek perbaikan. Kendati demikian, pihak masih menunggu penyelidikan mendalam dari aparat kepolisian untuk memastikan kronologi dan pemicu pastinya.

“Informasi awal yang kami terima dikatakan dari lantai yang sedang renovasi. Untuk kepastiannya nanti menunggu hasil penyelidikan,” ujar Karnawa di lokasi kepada wartawan, Sabtu (8/8/2026).

​Setelah berhasil mengendalikan perambatan api, petugas mengalihkan fokus pada proses pendinginan dan overhaul untuk menyisir sisa-sisa bara panas yang berpotensi memicu api kembali. Langkah ini dilakukan secara intensif mengingat struktur material di lokasi rawan menyimpan titik panas tersembunyi.

“Untuk situasi pagi hari ini proses pendinginan. Kita akan overhaul, disiram titik-titik bara panas supaya jangan sampai terlewat,” jelasnya.

​Guna menuntaskan proses pendinginan tersebut, sebanyak 24 unit armada masih disiagakan di lokasi pada Sabtu pagi, sementara belasan unit lainnya telah ditarik kembali ke wilayah masing-masing. Pengerahan armada ini disesuaikan dengan kebutuhan penanganan di lapangan hingga seluruh area terdampak dipastikan benar-benar aman.

​Mengenai dampak insiden maupun kemungkinan adanya korban, pihak petugas masih melangsungkan pendataan dan berkoordinasi dengan instansi terkait. 

Proses pendinginan diperkirakan berlangsung hingga pukul 09.00 WIB. Setelah lokasi dinyatakan aman dan bebas dari bara api, tim kepolisian akan segera masuk untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengusut penyebab pasti dari area renovasi tersebut.

(LS/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait