Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Kasus Penembakan Wadan Koti Deliserdang, Empat Teman Korban jadi Tersangka Kepemilikan Senpi Ilegal

Wadan Koti Pemuda Pancasila Deliserdang tewas ditembak kelompok ormas lain; empat rekan korban ikut jadi tersangka

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan (dua dari kiri) mendampingi Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Cornelis Mangarahon Simanjuntak (dua dari kanan) menjelaskan terkait kepemilikan barangbukti senjata tajam, Kamis (22/10/2026). (Foto: Ton/Nusantaraterkini.co)
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan (dua dari kiri) mendampingi Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Cornelis Mangarahon Simanjuntak (dua dari kanan) menjelaskan terkait kepemilikan barangbukti senjata tajam, Kamis (22/10/2026). (Foto: Ton/Nusantaraterkini.co)
A A

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Polisi tidak hanya menetapkan dua orang sebagai tersangka atas kasus kematian Wakil Komandan Komando Inti (Wadan Koti) Mahatidana Kabupaten Deliserdang, Donny Pacek (40).

Sebanyak empat teman korban juga turut ditahan Ditreskrimum sebagai tersangka tindak pidana kepemilikan dan peredaran .

Keempatnya yakni M Hatta (44) warga Gang Pembangunan Lingkungan III, Tanjung Morawa, M Dio Alfreza (21) warga Gang Pembangunan Lingkungan III, Tanjung Morawa, Juanda (39) warga Jalan Irian Gang Pembangunan LK III, Tanjung Morawa, dan Indra Wijaya Lingga (23) Gang Aman LK III, Tanjung Morawa.

Keempatnya diamankan karena di dalam mobil yang dikemudikan Donny Pacek ditemukan 1 pistol warna Hitam Jenis Combat Pindad berserta Amunisi 9 mm, 2 selongsong peluru 9 mm, dan 4 pucuk senapan angin, dan 2 senjata klewang.

Direktur Reskrimum , Kombes Pol Cornelis Mangarahon Simanjuntak menyatakan, kejadian tewasnya Donny Pacek merupakan konflik antar dua kelompok ormas.

"Donny Pacek dari , sedangkan yang menembak berasal dari kelompok ormas lain," katanya, Kamis (22/10/2026).ย 

Dia menjelaskan, pada Minggu (18/10/2026), Ferry yang merupakan anggota Pemuda Pancasila mengirim pesan ke grup WhatsApp ormasnya. Ia memberi kabar kalauย 

rumahnya di Komplek Puskop ABRI, Desa Bandar Labuhan, Tanjung Morawa diserang anggota kelompok FKPPI.ย 

Kabar tersebut membuat Donny Pacek dkk berangkat menuju rumah Ferry membawa sejumlah senjata tajam yang kini menjadi barang bukti. Ferry bersama empat tersangka naik mobil, diiringi 8 sepeda motor yang dikendarai sejumlah anggota PP.

Ternyata perjalanan rombongan ini dibuntuti oleh Dwika Anggara Cipta (22) alias DAC dan Afriandi Anas Limbong (20) alias AAL. Keduanya berniat menghambisi nyawa Donny menggunakan pistol.

Saat rombongan tiba di Jalan Limau Mukur, Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang sekira pukul 21.45 WIB, mobil Donny Pacek dipepet DAC dan AAL.

Lalu tembakan itu mengenai leher Donny Pacek hingga menyebabkannya tewas.ย 

(Ton/Nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait