Kasus Penembakan Wadan Koti Deliserdang, Empat Teman Korban jadi Tersangka Kepemilikan Senpi Ilegal
Wadan Koti Pemuda Pancasila Deliserdang tewas ditembak kelompok ormas lain; empat rekan korban ikut jadi tersangka
Nusantaraterkini.co, MEDAN - Polisi tidak hanya menetapkan dua orang sebagai tersangka atas kasus kematian Wakil Komandan Komando Inti (Wadan Koti) Mahatidana Pemuda Pancasila Kabupaten Deliserdang, Donny Pacek (40).
Sebanyak empat teman korban juga turut ditahan Ditreskrimum Polda Sumut sebagai tersangka tindak pidana kepemilikan dan peredaran senjata ilegal.
Keempatnya yakni M Hatta (44) warga Gang Pembangunan Lingkungan III, Tanjung Morawa, M Dio Alfreza (21) warga Gang Pembangunan Lingkungan III, Tanjung Morawa, Juanda (39) warga Jalan Irian Gang Pembangunan LK III, Tanjung Morawa, dan Indra Wijaya Lingga (23) Gang Aman LK III, Tanjung Morawa.
Keempatnya diamankan karena di dalam mobil yang dikemudikan Donny Pacek ditemukan 1 pistol warna Hitam Jenis Combat Pindad berserta Amunisi 9 mm, 2 selongsong peluru 9 mm, dan 4 pucuk senapan angin, dan 2 senjata klewang.
Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Cornelis Mangarahon Simanjuntak menyatakan, kejadian tewasnya Donny Pacek merupakan konflik antar dua kelompok ormas.
"Donny Pacek dari Pemuda Pancasila, sedangkan yang menembak berasal dari kelompok ormas lain," katanya, Kamis (22/10/2026).ย
Dia menjelaskan, pada Minggu (18/10/2026), Ferry yang merupakan anggota Pemuda Pancasila mengirim pesan ke grup WhatsApp ormasnya. Ia memberi kabar kalauย
rumahnya di Komplek Puskop ABRI, Desa Bandar Labuhan, Tanjung Morawa diserang anggota kelompok FKPPI.ย
Kabar tersebut membuat Donny Pacek dkk berangkat menuju rumah Ferry membawa sejumlah senjata tajam yang kini menjadi barang bukti. Ferry bersama empat tersangka naik mobil, diiringi 8 sepeda motor yang dikendarai sejumlah anggota PP.
Ternyata perjalanan rombongan ini dibuntuti oleh Dwika Anggara Cipta (22) alias DAC dan Afriandi Anas Limbong (20) alias AAL. Keduanya berniat menghambisi nyawa Donny menggunakan pistol.
Saat rombongan tiba di Jalan Limau Mukur, Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang sekira pukul 21.45 WIB, mobil Donny Pacek dipepet DAC dan AAL.
Lalu tembakan itu mengenai leher Donny Pacek hingga menyebabkannya tewas.ย
(Ton/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
SUMUTKapolres Tapteng Tegaskan Komitmen Basmi Narkoba Sesuai Program Kapolri
Rozie Winata·43 menit yang lalu -
NEWSSoroti Perda Pesantren Pekalongan, Luhut Siahaan Ungkap Tiga Persoalan Hukum
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
HUKUM DAN KRIMINALKasus Penembakan Wadan Koti Deliserdang, Empat Teman Korban jadi Tersangka Kepemilikan Senpi Ilegal
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
NEWS VIDEOMinta BMKG Cermati Awan Hujan, Kapolda: Minimal Cuaca di Sumsel Lebih Dingin
Fadli Tara·1 jam yang lalu -
KOTA MEDANRayakan HUT Ke-67, PAC PP Belawan Gelar Lomba Menulis Berita bagi Insan Pers
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
SUMUT54 Pejabat Pemkab Deliserdang Dilantik, Wabup Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik
Rozie Winata·2 jam yang lalu -
NEWS VIDEOJaga Stamina Petugas, Gubernur Sumsel Bakal Bagi Shift Pemadaman Karhutla di OKI
Fadli Tara·2 jam yang lalu -
INTERNASIONALAS Perintahkan Staf Nondarurat Tinggalkan Arab Saudi Akibat Eskalasi Serangan Houthi
Rozie Winata·3 jam yang lalu -
EKONOMILaba Bersih Hutama Karya Tumbuh 6,30 Persen hingga Triwulan III 2026
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
PERISTIWAEmpat Truk Tabrakan Beruntun di Tol Belmera, Dua Terluka
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan