Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Jadi Suami BCL, Gaji Sebulan Tiko Aryawardhana ‘Diejek’ untuk Sekali Perawatan Wajah Unge

Gaji sebulan Tiko Aryawardhana disebut hanya untuk sekali perawatan wajah BCL.

Bagikan:
Jadi Suami BCL, Gaji  Sebulan Tiko Aryawardhana ‘Diejek’ untuk Sekali Perawatan Wajah Unge
Jadi Suami BCL, Gaji Sebulan Tiko Aryawardhana ‘Diejek’ untuk Sekali Perawatan Wajah Unge
A A

- Pernikahan () terus jadi perbincangan hangat publik, termasuk sang suami, .

Gaji Tiko dirumorkan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup BCL dan .

Salah satunya adalah biaya sekolah yang bernilai fantastis.

Ditambah lagi dengan biaya perawatan wajah yang bikin warganet melongo.

Seperti, April 2022 lalu, saat BCL perawatan wajah di California, Amerika Serikat.

Di sebuah klinik kecantikan itu, BCL ditangani oleh dr Simon Ourian, dokter yang telah jadi langganan keluarga Kardashian dan Kylie Jenner.

Melalui situs Covetour.com, BCL harus merogoh kocek sekitar 6 ribu dolar AS, setara Rp 84 juta, untuk sekali tindakan di klinik tersebut.

Pekerjaan

Tiko Aryawardhana diketahui bekerja di perusahaan-perusahaan besar seperti Charted dan Deutsche Bank.

Tiko memulai karier pada 2009 di Standard Chartered Bank sebagai Consumer Banking Global Markets sampai 2009. 

Kemudian berpindah ke Citi sebagai Corporate Sales and Structuring Juli 2012. 

Sempat berlabuh di Deutsche Bank, namun Tiko kembali ke perusahaan lama Chartered Bank pada 2019 hingga saat ini dengan jabatan Capital Markets Products and Solutions. 

Posisinya menangani bagian valuta asing, pendapatan tetap dan derivatif.

Deutsche Bank adalah perusahaan perbankan investasi dan layanan keuangan multinasional yang berbasis di Frankfurt, Jerman, adalah sebuah lembaga keuangan yang terdaftar di Bursa Saham Frankfurt dan Bursa Saham New York. 

Sementara, Standard Chartered Bank merupakan perusahaan layanan keuangan multinasional yang berkantor pusat di London, Inggris. 

Dengan lebih dari 1.200 kantor cabang dan outlet di lebih dari 70 negara, perusahaan ini memiliki sekitar 87.000 karyawan.

Gaji yang diterima mungkin saja mencapai dua digit, namun tidak ada yang tahu pasti berapa nominalnya.

(Sav/)

Sumber: Suara. com

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait