Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Ikuti Jejak Maria Kristin, Gregoria ke Perempat Final Olimpiade Paris 2024

Tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, menembus perempat final Olimpiade 2024. Ia pun berhasil mengikut jejak Maria Kristin Yulianti.

Gregoria Mariska Tunjung usai memastikan lolos ke perempat final Olimpiade Paris 2024 setelah mengalahkan Kim Ga-eun (Korea Selatan) dengan skor 21-4, 8-21, 23-21 di Porte de la Chapelle Arena, Paris, Perancis, Jumat (2/8/2024) dini hari WIB. (NOC Indonesia/Naif Muhammad Al'as/Canon Indonesia)
Gregoria Mariska Tunjung usai memastikan lolos ke perempat final Olimpiade Paris 2024 setelah mengalahkan Kim Ga-eun (Korea Selatan) dengan skor 21-4, 8-21, 23-21 di Porte de la Chapelle Arena, Paris, Perancis, Jumat (2/8/2024) dini hari WIB. (NOC Indonesia/Naif Muhammad Al'as/Canon Indonesia)
A A

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Tunggal putri , Mariska Tunjung, menembus Olimpiade 2024.

Ia pun berhasil mengikut jejak Yulianti pada 2008. Jorji, sapaan akrab Gregoria Mariska, memastikan tiket perempat final Olimpiade 2024 seusai membekuk Kim Ga-eun (Korea Selatan).

Bertanding di La Chapelle Arena pada Jumat (2/8/2024), mengalahkan Kim Ga-eun dalam permainan tiga gim via skor 21-4, 8-21, 23-21.

Dengan demikian, Gregoria menjadi tunggal putri pertama yang melangkah ke Olimpiade sejak pada tahun 2008.

Saat itu, Maria Kristin berhasil menyabet medali perunggu dalam Olimpiade 2008 cabang (cabor) nomor tunggal putri.

Selepas pertandingan, Gregoria mengungkapkan bahwa dirinya merasa puas dengan penampilan ketika menghadapi Kim Ga-eun.

Kendati demikian, juara Japan Masters 2023 itu tak menyangkal sempat merasakan tekanan saat mentas di babak 16 besar Olimpiade 2024.

Pasalnya, Jorji merupakan satu-satunya wakil Indonesia tersisa di Olimpiade 2024.

“Pastinya lega bisa memenangi pertandingan yang melelahkan ini,” kata Gregoria dalam keterangan .

 “Bagi saya, cukup menjadi beban. Apalagi, dengan keadaan saya sekarang tinggal sendiri,” tutur tunggal putri kelahiran Wonogiri itu. Namun, secara keseluruhan saya cukup puas dengan penampilan tadi walau catatan di gim kedua saya melakukan kesalahan dengan tak bisa mengendalikan kondisi lapangan,” ujar dia.

Menurut Gregoria, berteriak saat melawan Kim Ga-eun menjadi cara ampuh untuk melepaskan ketegangan di atas lapangan.

“Di interval gim ketiga, Kak Herli (asisten pelatih tunggal putri) tahu saya berada dalam pressure tinggi, jadi dia berpesan ayo coba lagi,” ucap dia.

“Apa yang saya yakini bisa dilakukan, lakukan saja. Setelah itu, saya juga teriak-teriak untuk melepaskan beban dan Puji Tuhan berhasil,” katanya.

Selanjutnya, Gregoria akan menghadapi Ratchanok Intanon (Thailand) dalam perempat final Olimpiade Paris pada Sabtu (3/8/2024).

Ini akan menjadi pertemuan ke-10 antara Gregoria dan Ratchanok. Dalam sembilan laga sebelumnya, Gregoria baru menang satu kali. (rsy/nusantaraterkini.co) 

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait