Film-Film Indonesia Bersinar di Karpet Merah Golden Goblet Festival Film Internasional Shanghai
Film Indonesia bersinar di SIFF 2026, menampilkan karya Ismail Basbeth dan animasi Garuda di Dadaku yang memukau
Nusantaraterkini.co, SHANGHAI - Dalam Festival Film Internasional Shanghai (Shanghai International Film Festival/SIFF) ke-28 yang sedang berlangsung, film-film Indonesia berhasil mencuri perhatian.
Film cerita seperti "Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang" ("My Own Last Supper") dan "Yuni", serta film animasi seperti "Jumbo" dan "Garuda di Dadaku" tampil dalam festival tersebut, menghadirkan wajah baru perfilman Indonesia.
Seluruh 12 film dalam kategori kompetisi utama Golden Goblet Awards tahun ini merupakan penayangan perdana di dunia (world premiere), termasuk di antaranya film "Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang" dari Indonesia.
Tim kreatif film ini tidak hanya tampil di karpet merah upacara nusantaraterkini.co/tag/golden-goblet-awards" class="article-tag-link" rel="tag">Golden Goblet Awards, tetapi juga menggelar acara penayangan perdana selama festival berlangsung, di mana para kru berkesempatan menemui awak media dan berinteraksi hangat dengan awak media.
Film ini disutradarai oleh Ismail Basbeth dan mengisahkan tentang seorang duda berusia 76 tahun yang mengumpulkan anak-anaknya untuk menghadiri "perjamuan terakhir" dalam hidupnya. Di tengah momen perjamuan tersebut, berbagai kenangan keluarga yang tersembunyi pun terungkap.
Seluruh cerita dibingkai dari sudut pandang sebuah keluarga Indonesia keturunan Tionghoa beserta keturunannya. Film ini menggunakan teknik realistis untuk menghadirkan kembali potret kehidupan warga Tionghoa Indonesia pada tahun 1960, 1970, 1998, dan 2018, sekaligus mengeksplorasi berbagai makna kehidupan.
Sutradara Ismail Basbeth dalam sebuah temu media pada Rabu (17/6/2026) mengatakan bahwa dirinya sangat berterima kasih kepada SIFF atas apresiasinya terhadap film dan seluruh kru.
"Saya berharap melalui karya ini, terjalin hubungan yang lebih mendalam antara China dan Indonesia," katanya.
Senada dengan sang sutradara, produser Lyza Anggraheni mengungkapkan, sangat senang dapat membawa kisah tentang masyarakat Tionghoa Indonesia ini kembali ke China.
Dua pemeran utama film tersebut merupakan warga Indonesia keturunan Tionghoa. Jessy Davita mengungkapkan bahwa kakeknya berasal dari China. Sementara itu, Olivia Irawan Chen, sebagai keturunan Tionghoa generasi ketiga, menyatakan ingin menampilkan situasi kehidupan nyata masyarakat Tionghoa-Indonesia di Indonesia.
Menariknya, setelah penjualan tiket untuk SIFF tahun ini dimulai pada 5 Juni lalu, tiket untuk beberapa sesi pemutaran film ini langsung ludes terjual, yang menunjukkan besarnya rasa penasaran dan minat penonton Shanghai terhadap film-film Indonesia.
Selain "Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang" ("My Own Last Supper"), kategori Film Animasi Golden Goblet Awards dalam SIFF tahun ini juga menghadirkan film animasi Indonesia "Garuda di Dadaku" ("Garuda: Dare to Dream").
Dengan kehadiran di dua lini, yakni film cerita dan film animasi, perfilman Indonesia menjadi kekuatan Asia Tenggara yang tidak dapat diabaikan dalam SIFF tahun ini.
Sumber: Xinhua
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
NASIONALAnggota DPR Dorong KAI Tambah Armada KRL Jabodetabek
Herman Saleh Harahap·3 menit yang lalu -
SUMSELTNI dan Pemko Palembang Gelar Gotong Royong Bersihkan Aliran Sungai Sekanak
Herman Saleh Harahap·13 menit yang lalu -
NEWS VIDEODasco Minta Komisi III Dalami Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong
Fadli Tara·23 menit yang lalu -
-
NEWSPolri Perkuat Tata Kelola Institusi Lewat Buku Police Governance
Herman Saleh Harahap·57 menit yang lalu -
SUMSELAtasi Kemacetan, Pemko Palembang Bakal Tertibkan Pasar Tradisional
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
PERISTIWAKebakaran di Padangsidimpuan Hanguskan 9 Rumah, 1 Meninggal Dunia
Herman Saleh Harahap·1 jam yang lalu -
EKONOMIIHSG Hari Ini Berpotensi Lanjut Koreksi, Berikut Rekomendasikan 6 Saham Pilihan
hendra·2 jam yang lalu -
KRIMINALAnggota DPRD Sumut Dhody Thahir Terancam 7 Tahun Penjara
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
PAPUA TERKINIDPD Dorong PPDS RSPPU Jadi Jalur Afirmasi Nyata bagi Dokter Papua
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan