Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Detik-detik Polisi Diadang Warga Saat Bawa Pengedar Narkoba di Medan

Polisi menggerebek sarang narkoba di Klambir 5 Medan dan menangkap seorang pengedar. Saat dibawa ke Mako, petugas sempat diadang warga.

Personel Satresnarkoba Polrestabes Medan saat menggerebek dan musnahkan sarang narkoba di kawasan Klambir V. (Foto: dok. Polrestabes Medan)
Personel Satresnarkoba Polrestabes Medan saat menggerebek dan musnahkan sarang narkoba di kawasan Klambir V. (Foto: dok. Polrestabes Medan)
A A

Nusantaraterkini.co, – Suasana penindakan di kawasan Klambir V, Kecamatan , Kota Medan, sempat memanas. Personel Satresnarkoba mendapat hadangan dari sejumlah warga ketika hendak membawa seorang tersangka ke Mako Polrestabes Medan.

Peristiwa tersebut terjadi setelah polisi menggerebek dan membongkar sebuah lokasi yang diduga menjadi tempat transaksi dan penggunaan . Sarang narkoba itu berada di kawasan semak belukar di bantaran sungai, Selasa (28/7/2026).

Kasat Resnarkoba " class="article-tag-link" rel="tag">Polrestabes Medan AKBP Rafli Yusuf Nugraha mengatakan, penggerebekan bermula dari penyelidikan yang dilakukan personel Unit 3 Satresnarkoba Polrestabes Medan.

Dari hasil penyelidikan tersebut, petugas menemukan lokasi yang diduga kerap dijadikan tempat aktivitas narkoba di kawasan Klambir V.

"Berbekal hasil penyelidikan yang dilakukan personel Unit 3 Satresnarkoba Polrestabes Medan, ditemukan adanya sarang narkoba di balik semak belukar bantaran sungai kawasan Medan," kata Rafli, dikutip Kamis (30/7/2026).

Menuju lokasi bukan perkara mudah. Petugas harus melewati jalan setapak dan kawasan yang dipenuhi semak belukar dengan yang cukup terjal.

Kedatangan polisi rupanya diketahui oleh para pelaku. Beberapa orang yang berada di lokasi langsung berusaha melarikan diri dengan menceburkan diri dan melompat ke sungai.

"Ada beberapa pelaku yang kabur dengan melompat ke sungai. Akses menuju lokasi ini juga tidak mudah karena kita harus melewati semak belukar dan jalan setapak," ujar Rafli.

Meski sebagian pelaku berhasil meloloskan diri, petugas berhasil mengamankan seorang pria berinisial FS yang diduga sebagai pengedar narkoba.

Dalam penggerebekan tersebut, polisi turut menyita satu paket narkotika jenis sabu, puluhan alat hisap, ratusan plastik klip yang diduga digunakan untuk mengemas narkoba, serta sejumlah uang.

Polisi kemudian mengambil langkah untuk mencegah lokasi tersebut kembali digunakan sebagai tempat aktivitas narkoba. Sejumlah barak yang berdiri di kawasan itu dibakar dan dimusnahkan.

"Barak kami bumi hanguskan agar tidak ada lagi praktik serupa di tempat ini," tegas Rafli.

Namun, persoalan belum berhenti setelah penggerebekan. Ketika petugas hendak membawa FS menuju Mako , sejumlah warga menghadang perjalanan polisi.

Warga bahkan meminta agar tersangka yang telah diamankan tersebut dilepaskan.

Menghadapi situasi tersebut, personel Satresnarkoba Polrestabes Medan memilih pendekatan persuasif dan humanis. Polisi memastikan proses hukum tetap berjalan dan tidak akan memberikan ruang bagi pihak-pihak yang berupaya menghalangi penindakan.

"Kami sempat diadang warga, namun kami pastikan tidak akan ada kompromi untuk segala tindakan yang menghalang-halangi petugas dalam penindakan hukum. Kami menggunakan cara persuasif dan humanis, meskipun mendapat provokasi dari warga," pungkas Rafli.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru