Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Bobby Nasution Kecewa Dana Pascabencana Sumut Hanya Rp2,1 Triliun, Pertanyakan Dasar Pembagian

Bobby Nasution kecewa dana pascabencana Sumut hanya Rp2,1 triliun dari Rp56 triliun. Sumut dinilai terdampak besar dan butuh Rp30 triliun.

Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution saat diwawancarai Kota Padangsidimpuan terkait dana penanganan bencana ( Foto : Rizal Oloan Nasution/Nusantaraterkini.co)
Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution saat diwawancarai Kota Padangsidimpuan terkait dana penanganan bencana ( Foto : Rizal Oloan Nasution/Nusantaraterkini.co)
A A

Nusantaraterkini.co, – Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, menyampaikan kekecewaannya terhadap alokasi dana Rekonstruksi dan Rehabilitasi Pascabencana (R3P) untuk Sumut yang dinilai tidak proporsional.

Dari total anggaran Rp56 triliun yang disiapkan pemerintah pusat untuk tiga provinsi terdampak bencana yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh, Sumut hanya memperoleh Rp2,1 triliun. Padahal, kebutuhan riil daerah ini diperkirakan mencapai lebih dari Rp30 triliun.

Menurut Bobby, angka kebutuhan tersebut bukanlah hasil perhitungan sepihak. Data berasal dari dokumen R3P masing-masing daerah yang telah melalui proses verifikasi bersama kementerian dan lembaga terkait.

“Data R3P itu bukan hanya dibuat pemerintah daerah, tetapi juga dikonfirmasi bersama kementerian/lembaga, diverifikasi melalui BPS, dan dimasukkan ke Bappenas,” ujarnya saat berada di Kota , Senin (2/3/2026).

Bobby menilai, jika mengacu pada dampak bencana, jumlah korban serta tingkat kerusakan infrastruktur dan rumah warga, Sumatera Utara seharusnya mendapatkan porsi anggaran yang lebih besar. Ia menyebut, setelah Aceh, Sumut termasuk daerah dengan jumlah korban dan kerusakan signifikan.

“Kita sedikit kecewa karena dari sisi jumlah korban dan kerusakan, harusnya angkanya tidak segitu. Kalau tolak ukurnya dampak bencana, kita termasuk yang terbesar setelah Aceh,” tegasnya.

Ia juga mempertanyakan dasar perhitungan pembagian tersebut, mengingat selisih antara kebutuhan daerah dan anggaran yang diterima terbilang sangat jauh.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berharap alokasi dana tersebut dapat ditinjau ulang dan direvisi agar proses pemulihan pascabencana bisa berjalan optimal.

“Kemarin sudah kita sampaikan. Mudah-mudahan ada revisi,” pungkasnya.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait