Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Bendera Merah Putih Terpanjang Ada di Papua, 10,76 Km dan Libatkan 7 Ribu Warga

Bendera Merah Putih terpanjang ada di Papua. Bendera sepanjang 10,76 km ini dibentangkan oleh 7 ribu warga Jayapura mulai dari Ring Road Hamadi

Bagikan:
Bendera merah putih sepanjang 10,76 km di Papua pecahkan rekor MURI, Rabu (1/5/2024). Foto: Dok. Istimewa
Bendera merah putih sepanjang 10,76 km di Papua pecahkan rekor MURI, Rabu (1/5/2024). Foto: Dok. Istimewa
A A

nusantaraterkini.co,  - ada di Papua. Bendera sepanjang 10,76 km ini dibentangkan oleh 7 ribu warga mulai dari Ring Road Hamadi hingga Pantai Holtekamp Kota Jayapura, Rabu (1/5/24). 

Pembentangan bendera Merah Putih ini bagian dari acara Papua ke dalam yang digelar Pemkot Jayapura.

Kegiatan ini berhasil memecahkan . Acara ini melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Jayapura, murid sekolah, TNI-Polri hingga ormas dan komponen lainnya.

"Hari ini Kota telah berhasil memecahkan sebelumnya, pembentangan dari Ring Road hingga Holtekamp ini mencapai 10, 76 kilo dan ini merupakan yang di Indonesia sekaligus yang terpanjang di dunia," kata Awan Rahargo selaku Direktur Pemasaran MURI Indonesia di Jayapura.

Piagam penghargaan itu lalu diserahkan ke Pj Wali Kota Jayapura Frans Pekey. Pembentangan merah putih di Kota Jayapura mengalahkan pembentangan merah putih pada 2023 tahun lalu, di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, sepanjang 7,8 kilometer.

Awan dalam sambutannya, berharap kegiatan itu dapat membangkitkan semangat nasionalisme.

"Ini selaras dengan visi misi Rekor MURI yaitu menggelorakan semangat kebanggaan Nasional," katanya lagi.

Pada kesempatan yang sama Frans, mengapresiasi semua pihak yang terlibat. Warga Kota Jayapura menurut Frans, telah menjalankan kolaborasi yang baik sehingga mampu memecahkan rekor MURI pembentangan merah-putih.

"Semua ini terselenggara dalam semangat yang sama, komitmen yang sama untuk tetap dalam , mencintai negara dengan membentang merah putih pada hari ini," ujar Frans.

Dalam kesempatan itu, iya menyesalkan masih ada pihak yang menggelar demo hari aneksasi Papua.

"Supaya kita ketahui bahwa secara de jure, secara de facto, bahwa hukum nasional, internasional, sudah mencatat Papua bagian dari NKRI, sudah final," ujar Frans.

(Dra/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait