Bali dan Banten Tetap Jadi Primadona, Pintu Masuk Udara Dominasi Kunjungan Wisman Februari 2026
Badan Pusat Statistik catat wisman Februari 2026 tembus 1,16 juta, didominasi pintu udara di Bali dan Banten.
Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Tren perjalanan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada awal tahun 2026 menunjukkan performa yang positif. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, meskipun secara bulanan terdapat sedikit penurunan, namun angka kunjungan tahunan melonjak tajam dengan Bali dan Banten tetap memegang kendali sebagai pintu masuk utama yang paling diminati.
Berdasarkan laporan terbaru Perkembangan Pariwisata Februari 2026, sebagaimana dikutip dari Berita Resmi Statistik, Jumat (3/4/2026), total kunjungan wisman mencapai 1,16 juta kunjungan. Angka ini menunjukkan kenaikan signifikan sebesar 13,37 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu (y-on-y).
Bali dan Banten Jadi Pintu Utama
Dalam hal pintu kedatangan, jalur udara masih menjadi pilihan favorit para pelancong internasional dengan kontribusi sebesar 78,10 persen dari total kunjungan melalui pintu masuk utama.
Dari seluruh bandara di Indonesia, Bandara Ngurah Rai di Bali dan Bandara Soekarno-Hatta di Banten tercatat sebagai dua lokasi tersibuk yang paling banyak melayani kedatangan wisman.
Bandara Ngurah Rai (Bali) menjadi yang teratas dengan mencatatkan 486,05 ribu kunjungan pada Februari 2026. Bandara Soekarno-Hatta (Banten) menyusul di posisi kedua dengan melayani 205,16 ribu kunjungan.
Gabungan dari kedua bandara ini menyumbang 88,32 persen dari total seluruh kunjungan wisman yang masuk ke Indonesia menggunakan moda transportasi udara.
Pintu Masuk Laut dan Darat
Selain jalur udara, pintu masuk melalui pelabuhan laut juga menunjukkan geliat yang kuat, khususnya di wilayah Kepulauan Riau. Pelabuhan Batam menjadi titik kedatangan laut tersibuk dengan jumlah kunjungan mencapai 129,63 ribu, disusul oleh Tanjung Uban dengan 22,24 ribu kunjungan.
Sementara itu, untuk perjalanan darat, Atambua di Nusa Tenggara Timur dan Lintas Batas Jayapura di Papua menjadi gerbang utama bagi wisman yang masuk lewat perbatasan darat, dengan total kontribusi keduanya mencapai 27,15 ribu kunjungan.
Profil Wisatawan
Dilihat dari asal negaranya, wisman yang paling banyak berkunjung ke Indonesia pada Februari 2026 didominasi oleh warga negara Malaysia (17,18 persen), disusul oleh Tiongkok (13,01 persen), dan Singapura (9,43 persen).
Secara rata-rata, para wisatawan mancanegara ini menghabiskan waktu selama 10,33 malam di Indonesia, dengan wisman asal Yaman tercatat memiliki durasi tinggal terlama mencapai 36,52 malam.
Meskipun Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang mengalami sedikit penurunan menjadi 44,89 persen, pertumbuhan jumlah kunjungan secara tahunan yang mencapai dua digit memberikan sinyal optimis bagi pemulihan industri pariwisata nasional di sepanjang tahun 2026.
(Emn/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KRIMINALSidang Pencurian Sparepart Mobil di PN Medan, Saksi Beberkan Kronologi Penangkapan
Herman Saleh Harahap·2 jam yang lalu -
SUMATERA TERKINIPemkab Pasbar Dukung Penguatan Kampung Bebas Narkoba di Nagari Ophir
Herman Saleh Harahap·3 jam yang lalu -
KOTA MEDANTerciduk Ngopi Saat Jam Dinas, Dua ASN Pemko Medan Diperiksa Inspektorat
Herman Saleh Harahap·4 jam yang lalu -
NEWSPanglima TNI Ziarah ke Makam Soeharto dan Jenderal Soedirman
Herman Saleh Harahap·4 jam yang lalu -
EKONOMIDugaan Tying LPG, PT Hibarnas Jaya Ajukan Perubahan Perilaku ke KPPU
Herman Saleh Harahap·4 jam yang lalu -
PENDIDIKANPertukaran Pelajar, Rico Waas Lepas 10 Pelajar ke Ipoh
Herman Saleh Harahap·5 jam yang lalu -
VIRALViral, Pria Diduga Kepala SPPG di Tebingtinggi Kepergok Istri Sah Dugem Bareng Selingkuhan Berujung Pelaporan
Rozie Winata·6 jam yang lalu -
NASIONALAnggota DPR Desak Evaluasi Sistem Keselamatan Pelayaran
Herman Saleh Harahap·6 jam yang lalu -
-
KRIMINALBawa 44 Bungkus Sabu dari Aceh, Dua Pria Ditangkap di Besitang
Rozie Winata·7 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan