Berita Unggulan

Ikuti Kami

Nusantaraterkini.co - Portal Berita

Arus Balik di Terminal Amplas Meningkat, Puncak Diprediksi 5 Januari

Kami menempatkan personel yang akan dibantu pihak pengamanan terkait. Berbagai persiapan telah kita lakukan

Terminal Terpadu Amplas, Kota Medan, Sumatera Utara. (Foto: Elvirida Lady Angel Purba/Nusantaraterkini.co)
Terminal Terpadu Amplas, Kota Medan, Sumatera Utara. (Foto: Elvirida Lady Angel Purba/Nusantaraterkini.co)
A A

Nusantaraterkini.co, MEDAN - , Kota Medan, Sumatera Utara, mencatat peningkatan jumlah penumpang selama arus balik mudik Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. Data menunjukkan, hingga H+8 dan H+9 atau pada 2-3 Januari 2025, sebanyak 3.663 penumpang berangkat dari terminal tersebut.

Kepala , Eben Ezer, mengungkapkan bahwa jumlah ini masih berpotensi meningkat menjelang akhir pekan. 

"Diperkirakan jumlah tersebut akan meningkat pada Sabtu dan Minggu pekan ini," ujarnya, Minggu (5/12/2024).

Berdasarkan data yang dirilis, sebanyak 1.760 penumpang diberangkatkan pada 2 Januari menggunakan 117 bus antarkota antarprovinsi (AKAP) dan antarkota dalam provinsi (AKDP). Sementara pada 3 Januari, jumlahnya bertambah menjadi 1.903 penumpang dengan menggunakan 115 bus serupa.

Eben Ezer menambahkan, lonjakan penumpang diprediksi terus terjadi karena libur panjang masih tersisa satu hari. Untuk mengantisipasi kepadatan, pihak terminal telah memperketat pengamanan dan pengawasan dengan melibatkan personel keamanan terkait.

"Kami menempatkan personel yang akan dibantu pihak pengamanan terkait. Berbagai persiapan telah kita lakukan," katanya.

Selain itu, Eben Ezer mengimbau penumpang agar menjaga keselamatan dan kenyamanan selama perjalanan.

 "Kami berharap perjalanan arus balik ini berjalan dengan lancar, nyaman, dan aman," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Sumut, Agustinus, menyebutkan bahwa puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 5 Januari 2025. Berdasarkan survei transportasi Kementerian Perhubungan 2024, Sumatera Utara menjadi salah satu daerah tujuan utama dengan total 9,22 juta orang, sekaligus berada di peringkat kelima sebagai daerah asal perjalanan dengan 7,63 juta orang.

"Lonjakan pergerakan penumpang diprediksi signifikan. Kami telah berkoordinasi dengan pemangku kebijakan untuk memastikan lalu lintas berjalan aman, nyaman, dan lancar, terutama di jalur wisata," ujar Agustinus.

(cw9/nusantaraterkini.co)

Bagikan:

WhatsApp Channel

Ikuti saluran Nusantaraterkini di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru langsung di ponselmu.

Ikuti

Google News

Dapatkan berita pilihan dan update terkini dari Nusantaraterkini di Google News.

Ikuti

Berita Terkait

Berita Terbaru