Akses Jalan di Aceh Ditarget Selesai Akhir Desember, Cuaca Disebut Faktor Penentu
Akses jalan dan jembatan rusak akibat banjir dan longsor di Aceh ditargetkan selesai akhir Desember, dengan cuaca jadi faktor penentu.
Nusantaraterkini.co,MEDAN-Sejumlah akses darat, jalan dan jembatan yang rusak akibat bencana banjir dan longsor di Aceh ditargetkan selesai akhir Desember. Kepala Satker P2JN BPJN Aceh, Fikri, Selasa (16/12/2025), mengatakan, banyaknya titik longsor dan faktor cuaca memengaruhi progres perbaikan akses darat.
"Dalam perbaikan akses ada tahapan-tahapan, dan perbaikan itu harus dimulai dari titik awal yang terjadi gangguan akses untuk selanjutnya pindah ke titik lain. Sehingga perbaikan ini memang membutuhkan proses bertahap, diharapkan pada 31 Desember semua akses awal sudah terbuka," ujar Fikri, saat konfrensi pers melalui zoom, Selasa (16/12/2025).
Baca Juga : BNPB Sortir Hasil Bumi dari Aceh Tengah untuk Didistribusikan
Dijelaskannya, banjir dan longsor yang terjadi akhir November 2025, menyebabkan 116 titik jalan nasional sempat terputus. Dari jumlah itu, 38 diantaranya sudah ditangani dan bisa diakses. Selain jalan nasional, ada sebanyak 16 unit yang terputus dan terdapat 171 titik longsor di semua akses jalan.
"Kondisi terparah terjadi di lintas tengah Provinsi Aceh, yang menyebabkan akses dari dan ke Aceh Tengah sempat terputus di beberapa lokasi. Untuk jalur Takengon ke Blangkejeren misalnya, ada 41 titik longsor, dimana beberapa diantaranya sudah ditangani. Saat ini di lintas tersebut sepanjang 40 kilometer sudah bisa dilalui, setelah itu ada 7 jembatan yang masih terputus," ungkap Fikri.
Ditambahkannya, saat ini fokus perbaikan yang dilakukan di lintas tengah ada di sektor lintas tengah, khususnya di lintas Takengon-Blangkejeren-Kutacane. Untuk saat ini, kata dia, Kutacane ke perbatasan Sumut sudah bisa dilalui.
Baca Juga : Warga Aceh Tengah Masih Terisolir, BNPB: Sulitnya Alat Berat Masuk ke Lokasi Bencana
"Untuk perbaikan tersebut sudah disiapkan 259 unit alat berat. Sementara kebutuhan jembatan dibutuhkan sekitar 19 jembatan bailey untuk membuka akses jalan lintas tengah Aceh. Saat ini sudah ada 9 unit jembatan bailey di lokasi dan 10 unit jembatan masih dalam perjalanan," pungkasnya.
(Emn/Nusantaraterkini.co)
Berita Terkait
Berita Terbaru
-
KRIMINALTiga Terduga Pengedar Narkoba Diciduk Polres Binjai, Sabu, Ekstasi dan Ganja Disita
hendra·Beberapa detik yang lalu -
SEPAKBOLAKevin Diks Emban Ban Kapten Timnas Indonesia Gantikan Jay Idzes di FIFA ASEAN Cup 2026
Rozie Winata·4 menit yang lalu -
SUMSELPolda Sumsel Matangkan Kesiapan Operasi Sikat I Musi 2026, Sasar Curat, Curas, Curanmor hingga Premanisme
hendra·23 menit yang lalu -
TECHNOTrump Tolak Desakan Pembentukan Regulasi Internasional untuk AI
Rozie Winata·27 menit yang lalu -
NEWSKarhutla Memburuk, Komisi XII Desak Pemerintah Perkuat Penanganan Asap
hendra·44 menit yang lalu -
KRIMINALBaru Dua Bulan Edarkan Pod Getar, Pasangan Kekasih di Medan Simpan 290 Barang Bukti
hendra·1 jam yang lalu -
EKONOMIHarga Emas Antam Naik Tipis ke Rp2.630.000, Perak Menguat ke Rp44.750
Rozie Winata·1 jam yang lalu -
-
NEWSALAMP AKSI Desak Kejari Medan Usut Dugaan Korupsi Proyek Alat Berat Rp11,4 Miliar di DLH
hendra·2 jam yang lalu -
POLITIKHensa Usul Suara Parpol di Bawah Parliamentary Threshold Digabung agar Tak Terbuang
hendra·2 jam yang lalu
Semua berita sudah ditampilkan